Minggu, 23 November 2014

[DESEMBER AGENDA] SMART METHODOLOGY TRAINING: ANP, DEA, SEM (29-31 DESEMBER 2014)




Training ANP (Analytical Network Process): 29 Desember
Training DEA (Data Envelopment Analysis): 30 Desember
Training SEM (Structural Equation Modeling):  31 Desember


PENGANTAR

ANP Training Description
Analytic Network Process merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemen elemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP.

Konsep utama dalam ANP adalah influence ‘pengaruh’, sementara konsep utama dalam AHP adalah preferrence ‘preferensi’. AHP dengan asumsi-asumsi dependensinya tentang cluster dan elemen merupakan kasus khusus dari ANP. Kelebihan ANP dari metodologi yang lain adalah kemampuannya untuk membantu kita dalam melakukan pengukuran dan sintesis sejumlah faktor-faktor dalam hierarki atau jaringan. Tidak ada metodologi lain yang mempunyai fasilitas sintesis seperti metodologi ANP. Sementara itu, kesederhanaan metodologinya membuat ANP menjadi metodologi yang lebih umum dan lebih mudah diaplikasikan untuk studi kualitatif yang beragam, seperti pengambilan keputusan, forecasting, evaluasi, mapping, strategizing, alokasi sumber daya, dan lain sebagainya.

Beberapa manfaat metode ANP bagi para pengambil keputusan (baca: para manajer dan pimpinan lembaga, direksi dalam suatu perusahaan, industri dan organisasi) adalah: menyusun ide menjadi sebuah keputusan berkualitas, merumuskan masalah-masalah manajemen yang muncul kemudian disusun menjadi prioritas-prioritas hierarkis, dan memastikan solusi yang paling tepat diambil dalam jangka pendek dan panjang sehingga problem relatif cepat terpecahkan.

Rabu, 29 Oktober 2014

ANALYSIS OF CASH WAQF FUND MANAGEMENT IN INDONESIA: AN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) METHOD APPROACH



Abstract
Waqf is one of Islamic law that concern to people’s lives which is has a function for the community interest in order to obey to Allah SWT. In practice, waqf in Indonesia faces many hard problems, because commonly known as non-productive waqf. Talking about cash waqf, waqf institution not only as religious rituality but also could touch humanity aspect by empowering its potency to maximize public wealth.
This research is aim to identify the priority factors that being barrier to develop the practice of cash waqf in Indonesia using Analytic Network Process (ANP) method. Here is also offered some solutions for the problems identified.
Result show that the problems appeared in managing cash waqf in Indonesia divided into 4 important aspects, there are: Human Resource aspect, trust aspect, system aspect, and sharia aspect. The rank for most priority problems to less priority based on the priority result are: 1) trust problems (whereas the most priority for this sub-criteria is donators’ lack of trust), 2) sharia problems (is unfulfilled waqf covenants), 3) human resource problems (is misappropriation of waqf funds, 4) system problems (is weak of management systems). Strategies that can be built to develop the practice of cash waqf in Indonesia based on the priorities are: 1) more computerized cash waqf management, 2) the development of waqf education institutions, 3) more comprehensive fund manager quality improvement, 4) transparency and accountability in every step.

Keywords: Cash Waqf, Management, ANP
(Telah dipresentasikan dalam 2nd Asean International Conference on Islamic Finance, Jogjakarta Indonesia. Oktober 2014)

Selasa, 09 September 2014

ANALISIS PROBLEMATIKA ZAKAT PADA BAZNAS KOTA TASIKMALAYA: PENDEKATAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP)



ABSTRAK
Zakat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh muzakki yang tidak hanya bertujuan menjalankan kewajiban kepada alloh swt tetapi bersifat keadilan sosial di antara umat manusia. Oleh karena itu zakat harus dikelola dengan baik oleh amilin terutama oleh lembaga guna penyaluran zakat yang tepat sasaran khususnya pada lembaga zakat Baznas Kota Tasikmalaya.
Penelitian ini mengkaji mengenai problematika perzakatan yang ada di Baznas Kota Tasikmalaya. Alat analisis yang digunakan yaitu Analysis Network Process (ANP) merupakan metode kualitatif-kuantitatif menggunakan software super decision. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat masalah internal yang terdiri dari minimnya kinerja pimpinan dan minimnya kinerja OPZ. Sedangkan masalah eksternal terdiri dari tidak adanya Perda mengenai Penyaluran zakat ke lembaga serta masyarakat yang kurang mengenal Baznas. Adapun solusi internal terdiri dari maksimalisasi kinerja pimpinan serta transparansi dan distribusi, sedangkan solusi eksternal terdiri dari sosialisasi Baznas dan dukungan ulama. Koefisien kendall (W) berkisar antara 0,970 – 0,9975 artinya semua responden mempunyai jawaban yang relatif sama.

Keywords: Zakat, ANP, Koefisien Kendall

Minggu, 03 Agustus 2014

KATALOG TRAINING SMART CONSULTING 2014

1. Analytical Network Process (ANP) Basic Training  
2. Analytical Hierarchy Process (AHP) Basic Training 
3. Data Envelopment Analysis (DEA) Basic Training 
4. Structural Equation Modeling (SEM) Basic Training  
5. Efficiency Measurement of Islamic Bank Branch  
6. Efficiency Measurement of Islamic Insurance Branch 
7. Efficiency Measurement of Islamic Local Bank (BPD) Branch  
8. Efficiency Measurement of Islamic Rural Bank (BPRS) Branch  
9. Efficiency Measurement of Islamic Leasing/Multifinance Branch   
10. ANP Intermediate Training
11. SEM for Islamic Banking Human Resources Management (HRM) Research
12. SEM for Islamic Banking Marketing Research
13. Product Segmentation, Targeting & Positioning (STP) Research
14. Customer Satisfaction Measurement using CSI and IPA Technique
15. Applied Statistic for Marketing Research
16. Business Forecasting Technique
17. Brand Equity Research
18. Marketing Mix Research
19. BOCR-ANP for Strategic Management Research
20. Training Need Analysis (TNA) with ANP
21. Marketing Strategy using BOCR-ANP
22. Two-Stages DEA for Efficiency & Performance Measurement
23. Measuring Islamic Banking Performance using Maqasid Syariah Index-AHP & DEA
24. Feasibility Study of New Branch using DEA-ANP Method
25. Strategic Management using SWOT and ANP-BOCR
26. Marketing Metrics: Tool for Marketing & Business Performance Measurement (exclusive)
27. ANP Advance Training (exclusive)
28. Performance Measurement using ANP-Balanced Scorecard (exclusive)

Senin, 28 Juli 2014

INTERMEDIATE TRAINING ANP [11-12 AGUSTUS 2014]

SMART CONSULTING, Fave Hotel BOGOR 11-12 Agustus

BENEFIT:

Intermediate LEVEL of ANP on Decision Making, Selection criteria to corporate strategies, Supplier selection, Vendor selection, Source selection, Business and public policy, Program selection, Evaluating, Strategic planning, Choosing a product marketing strategy and Resource Allocation: Planning and Conflict Resolution.

MATERIAL:

Konsep Dasar ANP - Beberapa Fitur ANP - Perbedaan ANP dan AHP - Landasan ANP: Resiprokal, Homogenitas, Struktur Hierarki - Prinsip Dasar: Dekomposisi, Penilaian Komparasi, Komposisi/Sintesis - Fungsi Utama ANP - Konsistensi dalam ANP - Bentuk-bentuk Jaringan: Holarki, Hierarki, Analisa BCR, Jaringan Umum - Prosedur Mendapatkan Skala Rasio - Supermatriks dalam ANP - Aplikasi AHP dan ANP - Tahapan Penelitian: Konstruksi Model, Kuantifikasi Model, Analisis - Menghitung Geometric Mean - Rater Agreement - Mengenal Super Decision - Mengenal Node, Cluster, Connection, etc - Menyusun Kuesioner ANP - Materi Praktik dengan Software

TARGET

Decision makers, Division of research and development, Lecturer, Post graduate student, Researcher.     

Sabtu, 12 Juli 2014

BUKU BARU 2014: Aplikasi Metode Analytic Network Process (ANP) dalam Riset Ekonomi & Keuangan Islam

DAFTAR ISI

Daftar Isi          ix
BAGIAN PERTAMA
1.    Pendahuluan
2.    Mengurai Masalah Pengembangan Sukuk Korporasi di Indonesia: Pendekatan Metode Analytic Network Process (ANP)
3.    Analisis Problem Perzakatan di Indonesia dengan Pendekatan Metode Analytic Network Process
4.    Mencari Solusi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dengan Metode Analytic Network Process-Benefit Opportunity Cost Risk (ANP-BOCR)
5.    Analisis Pengelolaan Dana Wakaf Tunai di Indonesia: Pendekatan Metode Analytic Network Process
6.    Lembaga Keuangan Syariah, Alternatif Strategis Memajukan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sektor Agribisnis
7.    Penutup

Daftar Pustaka
Biodata Penulis

Profil SMART Consulting

Sabtu, 28 Juni 2014

[TERBARU] SMART METHODOLOGY TRAINING: AHP, ANP, DEA, SEM (15-18 JULI 2014)


Training AHP (Analytical Hierarchy Process): Selasa, 15 Juli
Training ANP (Analytical Network Process): Rabu, 16 Juli
Training DEA (Data Envelopment Analysis): Kamis, 17 Juli
Training SEM (Structural Equation Modeling): Jumat, 18 Juli

Jumat, 20 Juni 2014

PAKET EBOOK ANP

SMART Consulting menyediakan PAKET literatur metode Analytic Network Process (ANP) berupa ebook-ebook eksklusif, yakni:

1. Analytic Network Process: Pengantar Teori dan Aplikasi (Aam S. Rusydiana & Abrista Devi, 2013)
2. Aplikasi Metode ANP dalam Ekonomi-Keuangan Islam (Aam S. Rusydiana, 2014)
3.Decision Making with The ANP: Economic, Political, Social and Technological Applications with BOCR (Thomas L Saaty & Luis G. Vargas, 2006)
4. Tutorial ANP: Decision Making in Complex Environments (Rozann W. Saaty, 2002)
5. Decision Making with The ANP with BOCR, 2nd Edition (Thomas L Saaty & Luis G. Vargas, 2013)
6. Decision by Objectives (Ernest Forman & Mary Ann Selly, 2007)

Harga: Rp 250.000,-
Pesan: 087770574884/08816169315



 

Minggu, 01 Juni 2014

RISET EKSKLUSIF METODE ANP (SMART CONSULTING, 11 JUNI 2014)

Training SEM (Structural Equation Modeling): Selasa, 10 Juni
Training ANP (Analytical Network Process): Rabu, 11 Juni
Training DEA (Data Envelopment Analysis): Kamis, 12 Juni


Analytic Network Process Training Description

Analytic Network Process merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemen elemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP. Konsep utama dalam ANP adalah influence ‘pengaruh’, sementara konsep utama dalam AHP adalah preferrence ‘preferensi’. AHP dengan asumsi-asumsi dependensinya tentang cluster dan elemen merupakan kasus khusus dari ANP. Kelebihan ANP dari metodologi yang lain adalah kemampuannya untuk membantu kita dalam melakukan pengukuran dan sintesis sejumlah faktor-faktor dalam hierarki atau jaringan. Tidak ada metodologi lain yang mempunyai fasilitas sintesis seperti metodologi ANP. Sementara itu, kesederhanaan metodologinya membuat ANP menjadi metodologi yang lebih umum dan lebih mudah diaplikasikan untuk studi kualitatif yang beragam, seperti pengambilan keputusan, forecasting, evaluasi, mapping, strategizing, alokasi sumber daya, dan lain sebagainya.

Jumat, 02 Mei 2014

Penawaran Training Metode ANP-AHP untuk Riset Manajemen Strategis (LOMBOK, 19-21 Mei 2014)

Dengan Hormat,


Bersama ini kami dari SMART (Sharia econoMic Applied Research and Training) Consulting, konsultan yang bergerak di bidang riset keuangan-perbankan dan pelatihan metodologi, ingin menyampaikan penawaran untuk mengadakan pelatihan terkait Riset Manajemen Strategis dan Pengambilan Keputusan dengan pendekatan metode Analytic Network Process & Analytic Heirarchy Process selama 3 hari.

Adapun detail waktu dan tempat pelatihannya adalah sebagai berikut:

Hari                 : Senin-Rabu
Tanggal           : 19-21 Mei 2014
Tema               : Riset Manajemen Strategis & Pengambilan Keputusan dgn ANP-AHP
Tempat            : Pascasarjana Univ. Mataram (Unram) Jl Majapahit No 62 Lombok, NTB
Harga              : Rp 5.500.000,-/orang

Analytic Network Process (ANP) merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang dapat memastikan solusi mana yang paling tepat diambil dalam jangka pendek dan panjang sehingga problem relatif cepat terpecahkan.


Materi yang akan kami sampaikan dalam pelatihan ini berikut fasilitas yang didapat, terlampir.

Kamis, 24 April 2014

[TER-UP DATE] PELATIHAN METODOLOGI SMART CONSULTING: SEM, AHP, DEA (5-7 MEI 2014)




Training SEM (Structural Equation Modeling): Senin, 5 Mei
Training AHP (Analytical Hierarchy Process): Selasa, 6 Mei
Training DEA (Data Envelopment Analysis): Rabu, 7 Mei

Selasa, 11 Maret 2014

SMART CONSULTING BOOK


Judul: Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS); Analisis Solusi & Strategi dengan Metode Analytic Network Process (ANP)
Penulis: Aam S. Rusydiana & Abrista Devi

Rabu, 05 Maret 2014

TRAINING PENGUKURAN KINERJA KANTOR CABANG BANK SYARIAH DENGAN PENDEKATAN MSI-AHP (MAQHASID SYARIAH INDEX-ANALYTIC HIERARCHY PROCESS) & METODE TWO STAGES DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS)

SMART CONSULTING, 18-19 MARET 2014

PENDAHULUAN
Bank syariah, sebagai pionir dari industri keuangan syariah di Indonesia, perlu mengetahui posisi pijaknya dimana saat ini berada. Setelah 20 tahun lebih pasca kehadiran sejak 1992, bank syariah perlu mengetahui bagaimana kinerja organisasi berjalan dengan baik. Jika pada fase 10-20 tahun lalu adalah tahap pertumbuhan dan pengembangan, maka pada fase ini bank syariah mulai masuk tahap review, sudah sejauh mana bank syariah efektif memberi manfaat bagi masyarakat.
Pelatihan ini menawarkan dua pendekatan yang berbeda untuk pengukuran kinerja bank syariah, berikut kantor cabangnya. Satu dari sisi maslahah-syariah, yang lain dari sisi tingkat efisiensi yang dimiliki. Yang pertama dengan pendekatan Maqhasid Syariah Index dengan pembobotan value syariah dengan Analytical Hierarchy Process. Sementara yang kedua dengan metode Two Stages DEA (Data Envelopment Analysis) untuk mengukur tingkat efisiensi dan produktivitasnya.
Maqhasid Syariah Index merupakan sebuah pengukuran yang berguna untuk mengukur kinerja perbankan syariah yang dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip maqhasid syariah dengan tujuan agar ada sebuah pengukuran bagi bank syariah yang sesuai dengan tujuannya. Pengukuran kinerja bagi perbankan syariah ini tidak berfokus hanya pada laba dan ukuran keuangan lainnya, akan tetapi dimasukkan nilai-nilai lain dari perbankan yang mencerminkan ukuran manfaat non profit yang sesuai dengan tujuan bank syariah. Pengukuran kinerja dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: menentukan tujuan syariah, menghitung rasio kinerja, menentukan indicator serta menghitung jumlah akhir kinerja.

Rabu, 26 Februari 2014

UPDATE: TRAINING MANAJEMEN STRATEGIS & PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN AHP-ANP



12-13 MARET 2014, SMART CONSULTING


PENGANTAR

ANP merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemenelemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. Malahan ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP. Konsep utama dalam ANP adalah influence ‘pengaruh’, sementara konsep utama dalam AHP adalah preferrence ‘preferensi’. AHP dengan asumsi-asumsi dependensinya tentang cluster dan elemen merupakan kasus khusus dari ANP.

Beberapa manfaat metode ANP untuk sang penentu keputusan (baca: para manajer dan pucuk-pucuk pimpinan lembaga, industri dan organisasi lain) adalah: menyusun ide menjadi sebuah keputusan berkualitas, merumuskan masalah-masalah manajemen yang muncul kemudian disusun menjadi prioritas-prioritas terhierarkis, dan memastikan solusi yang paling tepat diambil dalam jangka pendek dan panjang sehingga problem relatif cepat terpecahkan.

Materi-materi yang biasa didapat dalam training adalah: Pengenalan Konsep Dasar Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Analytic Network Process (ANP), Pengenalan Clusters, Nodes, Connexions, Comparison dan Computation, Teknik dan formulasi model dan sub-network dengan Super Decision software, Pembuatan Kerangka ANP, Pembuatan Kuesioner hingga Simulasi penyusunan Model dengan Super Decision Software.

Selasa, 21 Januari 2014

[EBOOK] A TO Z OLAH DATA ANP DENGAN SUPERDECISION



KONTEN
·         Bagaimana menginstal software SuperDecision
·         Membuat cluster dan elemen
·         Membuat cluster tujuan (goal), kriteria dan alternatif
·         Membuat elemen di dalam cluster
·         Menghubungkan/membuat koneksi antar elemen
·         Membuat hubungan dan feedback,
·         Membuat inner dependence (hubungan antarelemen di dalam satu cluster)
·         Membuat outer dependence (hubungan satu elemen dgn elemen lain berbeda cluster)
·         Membuat model ANP lengkap
·         Menyimpan model yang telah dibuat
·         Melakukan perbandingan berpasangan (pairwise comparison)
·         Membuat perbandingan cluster

Minggu, 19 Januari 2014

CHALLENGES IN DEVELOPING BAITUL MAAL WAT TAMWIIL (BMT) IN INDONESIA USING ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP)

Abstract

BMT (Baitul Maal Wat Tamwiil) aims to increase the welfare of members and society. The enactment of BMT in Indonesia is one of the best looking at the development of Islamic banking which are still centered over the middle to the society. In fact, BMT has grown into an alternative recovery condition of the economy in Indonesia, especially small entrepreneurs as a partner in the provision of capital. Though growing rapidly, BMT still encounters many obstacles in its development. This study tries to identify the dominant factors that has become obstacles in the development of BMT in Indonesia using Analytic Network Process (ANP). The results show that main problems can be  divided into four aspects, namely Human Resources, Technical, Legal and Structural, and Market/Communal. The overall problem decomposition shows priorities results, they are: 1) the lack of legal support; 2) the weak of supervision and coaching; 3) the absence of LPS; 4) lack of human resources understanding; and 5) competition. The level of agreement based on Kendall’s coefficient indicates that the value of Kendall’s (W) is between 0.592-0.742. The results show that between practitioners and experts relatively dissent in their opinion related to problems and solutions identifying of BMT development in Indonesia.


Keywords       : Baitul Maal wat-Tamwiil, Islamic Microfinance, ANP

Writer: Aam S. Rusydiana & Abrista Devi
*This paper has been published at Business Management Quarterly Review (BMQR), 4(2) 2013

Jumat, 17 Januari 2014

International Symposium on the Analytic Hierarchy Process 2014

The International Symposium on the Analytic Hierarchy Process (ISAHP) for Decision Making brings together researchers, teachers, students and users of AHP/ANP to share their research and experiences in decision making. The symposium brings together scholars' research applications and perspectives of their areas of the world to this international forum.

The ISAHP is a biennial conference on multi-criteria decision analysis, particularly the analytic hierarchy process (AHP) and its extension, the analytic network process (ANP), both developed by Thomas L. Saaty, and the combination of these with other methods. It brings together researchers, teachers, students and users of AHP/ANP to share their research and practical experience in making decisions incorporating these two processes.

Paper proposals presented at ISAHP cover the major studies of international research in AHP/ANP, and provide solutions for current challenges in important areas of decision making. Of particular interest are the topics listed for the conference as well as scholarship developed by students who constitute the new generation of AHP/ANP scholars and practitioners.

Selasa, 07 Januari 2014

Beberapa Software AHP

Analytic Hierarchy Process atau yang biasa disebut AHP saja, merupakan sebuah metode / teknik yang digunakan untuk mengambil suatu keputusan berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Sesuai namanya, AHP juga membuat susunan-susunan mulai dari goal, kriteria dan alternatif secara hirarki.
 

Apa itu goal, kriteria dan alternatif? Goal sudah pasti adalah tujuan akhir atau dengan kata lain adalah keputusan yang diambil. Alternatif adalah sebuah pilihan-pilihan yang tersedia untuk menjadi sebuah goal. Kriteria sendiri adalah sebuah atau beberapa syarat yang mesti terpenuhi oleh alternatif-alternatif yang ada untuk mendapatkan goal.
 

Mungkin dengan contoh sederhana akan lebih memudahkan bagiamana membedakan mana bagian goal, alternatif dan juga kriteria. Contoh, misal pada kasus yang saya gunakan adalah kita akan memilih presiden pada tahun 2014 mendatang. Untuk memilih beberapa presiden terdapat 3 kandidat yang saling bersaing dan dengan menggunakan beberapa kriteria, dan dari situ kita bisa mengambil keputusan dengan AHP dan memilih alternatif yang lebih unggul.

Untuk setiap Alternatif(calon) harus memenuhi Kriteria(persyaratan), lalu dari setiap Alternatif maupun Kriteria tersebut pasti mempunyai bobot / nilai sehingga pada akhirnya didapatlah Goal dengan metode AHP untuk memilih Presiden Indonesia 2014.

Untuk mencoba membuat contoh kasus dengan metode AHP bisa menggunakan beberapa software, misalnya: Expert Choice, Criterium DecisionPlus dan juga SuperDecision.

Rabu, 01 Januari 2014

Mengurai Masalah dan Solusi Pengembangan LKMS di Indonesia


LKMS merupakan lembaga keuangan yang berorientasi pada upaya peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Lahirnya lembaga keuangan mikro syariah di Indonesia merupakan salah satu jawaban melihat perkembangan perbankan syariah yang masih terpusat kepada masyarakat menengah ke atas. Faktanya, LKMS telah tumbuh menjadi alternatif pemulihan kondisi perekonomian di Indonesia, khususnya sebagai partner para pengusaha kecil dalam penyediaan modal. 

Walaupun tumbuh dengan pesat, namun LKMS masih mengalami banyak kendala dalam pengembangannya. Masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh institusi ini baik dari sisi internal maupun eksternal. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi penyebab serta faktor-faktor yang dominan menjadi hambatan dalam pengembangan LKMS di Indonesia, dengan pendekatan metode BOCR Analytic Network Process (ANP), termasuk solusi strategis yang diusulkan. 

Berdasarkan urutan prioritas, maka alternatif aspek menunjukkan bahwa aspek technical menjadi aspek prioritas, selanjutnya diikuti oleh aspek legal/structure, pasar/komunal, dan SDM.  Penguraian solusi secara keseluruhan menghasilkan urutan prioritas 1) Pembinaan/ sosialisasi/pendampingan masyarakat menjadi prioritas utama, selanjutnya diikuti oleh 2) inovasi produk, 3) lokasi strategis, 4) kerjasama dengan LKS lainnya, dan 5) menjadikan elemen eksternal sebagai pusat informasi dan media sosialisasi. 

Sedangkan prioritas strategi yang dianggap dapat meningkatkan pengembangan LKMS di Indonesia terdiri dari: 1) mengoptimalkan peran pemerintah dalam pendanaan, 2) melakukan koordinasi dengan PINBUK, dan 3) linkage program LKMS-BMT-BPRSBank Umum Syariah. 

Keywords : Lembaga Keuangan Mikro Syariah, BMT, ANP-BOCR 
[Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islami Vol 3 No 1, 2013. Unpad]