Selasa, 29 Desember 2015

[SEKOLAH METODOLOGI PENELITIAN 2016] PELATIHAN METODE AHP, ANP, DEA, ISM, SEM


BOGOR [11-15 JANUARI 2016]
BANDUNG [18-22 JANUARI 2016]
TASIKMALAYA [25-29 JANUARI 2016]


SEKOLAH METODOLOGI PENELITIAN adalah program baru dari SMART Consulting (lembaga riset yang khusus bergerak di bidang pengembangan metode riset) dalam rangka sharing knowledge dalam hal metodologi penelitian baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Untuk angkatan pertama, kami adakan di 3 kota berikut: Bogor, Bandung dan Tasikmalaya. Untuk metode riset yang akan disampaikan ada 5 metode yaitu: Analytical Hierarchy Process (AHP), Analytical Network Process (ANP), Data Envelopment Analysis (DEA), Interpretive Structural Modeling (ISM) dan Structural Equation Model (SEM).

Program ini berbentuk training dengan peserta terbatas, dengan target para dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana dan pihak lain yang ingin mendalami metode-metode penelitian. Tools-tools yang akan dipelajari antara lain: Expert Choice (AHP), SuperDecision (ANP), MaxDEA dan Banxia Frontier (DEA), dDSS Decision Support System (ISM) dan Lisrel (SEM). Seluruh tools ini akan diberikan free kepada para peserta program.

Selasa, 24 November 2015

ANP TRAINING ROADSHOW (DESEMBER 2015)


JAKARTA, 12 Desember 2015
BANDUNG, 14 Desember 2015
TASIKMALAYA, 16 Desember 2015
PURWOKERTO, 18 Desember 2015
JOGJAKARTA, 20 Desember 2015

ANP Training Description
Analytic Network Process merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemen elemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP.
Konsep utama dalam ANP adalah influence ‘pengaruh’, sementara konsep utama dalam AHP adalahpreferrence ‘preferensi’. AHP dengan asumsi-asumsi dependensinya tentang cluster dan elemen merupakan kasus khusus dari ANP. Kelebihan ANP dari metodologi yang lain adalah kemampuannya untuk membantu kita dalam melakukan pengukuran dan sintesis sejumlah faktor-faktor dalam hierarki atau jaringan. Tidak ada metodologi lain yang mempunyai fasilitas sintesis seperti metodologi ANP. Sementara itu, kesederhanaan metodologinya membuat ANP menjadi metodologi yang lebih umum dan lebih mudah diaplikasikan untuk studi kualitatif yang beragam, seperti pengambilan keputusan, forecasting, evaluasi, mapping, strategizing, alokasi sumber daya, dan lain sebagainya.
Beberapa manfaat metode AHP/ANP bagi para pengambil keputusan (baca: para manajer dan pimpinan lembaga, direksi dalam suatu perusahaan, industri dan organisasi) adalah: menyusun ide menjadi sebuah keputusan berkualitas, merumuskan masalah-masalah manajemen yang muncul kemudian disusun menjadi prioritas-prioritas hierarkis, dan memastikan solusi yang paling tepat diambil dalam jangka pendek dan panjang sehingga problem relatif cepat terpecahkan.

Pelatihan Metode Analytical Network Process (ANP) SMART Consulting


Sabtu, 01 Agustus 2015

[AGUSTUS-SEPTEMBER 2015 TRAINING AGENDA] SMART METHODOLOGY TRAINING: DEA, ISM, AHP, ANP, SEM (24-28 AGUSTUS & 31 AGUSTUS-4 SEPTEMBER 2015)


Training DEA (Data Envelopment Analysis): 24 & 31 Agustus 2015
Training ISM (Interpretative Structural Modeling): 25 & 1 September 2015
Training AHP (Analytical Hierarchy Process): 26 & 2 September 2015
Training ANP (Analytical Network Process): 27 & 3 September 2015
Training SEM (Structural Equation Modeling):  28 & 4 September 2015

DEA Training Description
Data Envelopment Analysis (DEA) merupakan alat manajemen untuk mengevaluasi efisiensi suatu unit bisnis yang paling popular dewasa ini. Evaluasi efisiensi tidak hanya dapat dianalisa pada satu unit bisnis saja, namun bagi beberapa unit bisnis untuk dibandingkan satu sama lain lalu diketemukan mana yang paling efisien, sehingga unit bisnis yang tidak efisien dapat merujuk pada unit bisnis yang efisien. Unit bisnis-unit bisnis yang akan dijadikan sebagai pengambilan keputusan dalam DEA disebut DMU (Decision Making Unit)/Unit Pengambilan Keputusan. Unit bisnis apapun dapat dianalisis kinerjanya dengan DEA seperti misalnya manufacturing units, departments of big organizations such as universities, school, bank branches, hospitals, power plants, police stations, tax offices, prisons, defense bases, a set of firms or even practicing individuals such as medical practitioners.
Training ini cocok bagi siapa saja yang berkepentingan untuk mengukur efisiensi (kinerja) perusahaan, unit bisnis, organisasi agar mendapatkan gambaran bagaimana kondisi perusahaan saat ini, apakah sudah efisien atau belum. Jika belum efisien apa yang perlu dilakukan oleh perusahaan agar mencapai titik efisien. Oleh karenanya training ini sangat cocok bagi para direktif, pengambil keputusan, manajemen suatu organisasi/perusahaan, pelaku industri, pengusaha dan mereka yang berkepentingan.

ISM Training Description
Interpretative Structural Modeling (ISM) merupakan salah satu  teknik permodelan yang dikembangkan untuk perencanaan kebijakan strategis. ISM adalah proses pengkajian kelompok (group learning process) dimana model-model struktural dihasilkan guna memotret perihal yang kompleks dari suatu sistem, melalui pola yang dirancang secara seksama dengan menggunakan grafis serta kalimat. Teknis ISM merupakan salah satu teknik permodelan sistem untuk menangani kebiasaan yang sulit diubah dari perencanaan jangka panjang yang sering menerapkan langsung teknik penelitian operasional dan atau aplikasi statistic deskriptif.

Jumat, 03 April 2015

INTRODUCTION TO DECISION MAKING USING THE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP)


The power of the Analytic Network Process (ANP) lies in its use of ratio scales to capture all kinds of interactions and make accurate predictions, and, even further, to make better decisions.   So far, it has proven itself to be a success when expert knowledge was used with it to predict sports outcomes, economic turns, business, social and political events.

The ANP is the first mathematical theory that makes it possible for us to deal systematically with all kinds of dependence and feedback.  The reason for its success is the way it elicits judgments and uses measurement to derive ratio scales.   Priorities as ratio scales are a fundamental kind of number amenable to performing the basic arithmetic operations of adding within the same scale and multiplying different scales meaningfully as required by the ANP.

The Analytic Network Process (ANP) is a new theory that extends the AHP to cases of dependence and feedback and generalizes on the supermatrix approach introduced in Thomas Saaty’s 1980 book on the Analytic Hierarchy Process. It allows interactions and feedback within clusters (inner dependence) and between clusters (outer dependence). Feedback can better capture the complex effects of interplay in human society. The ANP provides a thorough framework to include clusters of elements connected in any desired way to investigate the process of deriving ratio scales priorities from the distribution of influence among elements and among clusters. The AHP becomes a special case of the ANP. Although many decision problems are best studied through the ANP, it is not true that forcing an ANP model always yields better results than using the hierarchies of the AHP. There are examples to justify the use of both. We have yet to learn when the shortcut of the hierarchy is justified, not simply on grounds of expediency and efficiency, but also for reasons of validity of the outcome.

Rabu, 11 Maret 2015

BASIC TRAINING METODE ANP (ANALYTIC NETWORK PROCESS) 18 MARET 2015, SMART CONSULTING


PROLOG
ANP merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemenelemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. Malahan ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP. Konsep utama dalam ANP adalah influence ‘pengaruh’, sementara konsep utama dalam AHP adalah preferrence ‘preferensi’. AHP dengan asumsi-asumsi dependensinya tentang cluster dan elemen merupakan kasus khusus dari ANP.
Beberapa manfaat metode ANP untuk sang penentu keputusan (baca: para manajer dan pucuk-pucuk pimpinan lembaga, industri dan organisasi lain) adalah: menyusun ide menjadi sebuah keputusan berkualitas, merumuskan masalah-masalah manajemen yang muncul kemudian disusun menjadi prioritas-prioritas terhierarkis, dan memastikan solusi yang paling tepat diambil dalam jangka pendek dan panjang sehingga problem relatif cepat terpecahkan.

Materi-materi yang biasa didapat dalam training adalah: Pengenalan Konsep Dasar Analytic Network Process (ANP), Pengenalan Clusters, Nodes, Connexions, Comparison dan Computation, Teknik dan formulasi model dan sub-network dengan Super Decision software, Pembuatan Kerangka ANP, Pembuatan Kuesioner hingga Simulasi penyusunan Model dengan Super Decision Software.

Dengan para fasilitator SMART-Consulting (Sharia econoMic Applied Research & Training) yang sudah banyak memproduksi, menulis dan mengaplikasi riset dengan metode ANP, maka kualitas produk: training, konsultasi, workshop maupun riset, akan terjamin kualitasnya.

Rabu, 04 Februari 2015

RESEARCH METHOD FOR DOCTORAL STUDENT (17 FEBRUARY 2015, IBN KHALDUN UNIVERSITY, BOGOR)

[BONUS: FREE CONSULTANCY WITH SMART CONSULTING]

Berangkat dari pemahaman minimnya transfer knowledge dibidang metodologi dan terbatasnya waktu konsultasi antara mahasiswa dengan dosen pembimbing, terutama jenjang doktoral menyebabkan lahirnya fenomena umum bahwa karya akhir mahasiswa menjadi penyebab utama lamanya waktu studi.

SMART CONSULTING (Sharia econoMic Applied Research & Training) selain memiliki badan hukum legal yang mengerjakan project riset lembaga/kementerian/perusahaan, juga memiliki anak usaha jasa yang bergerak dibidang konsultan disertasi/tesis ekonomi, bisnis dan keuangan syariah.

Kami mengundang para mahasiswa Doktoral, khususnya bidang ekonomi-keuangan syariah untuk mengikuti Pelatihan tentang Metodologi Riset AHP/ANP, DEA dan SEM, pada:
Waktu  : Selasa, 17 Februari 2015, Pukul 09.00-15.00

Tempat: Pascasarjana Univ Ibn Khaldun (UIKA) BOGOR, Jl Soleh Iskandar No. 1
Materi  : Pengantar Metode AHP/ANP, DEA dan SEM
Invest  : Rp 1.000.000,-
Tempat terbatas, maksimal hanya 10 orang peserta.

Deskripsi Materi Training
Analytic Network Process merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemen elemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP.

Senin, 02 Februari 2015

OLAH DATA & KONSULTASI DISERTASI/TESIS EKONOMI, MANAJEMEN, KEUANGAN SYARIAH

SMART CONSULTING (Sharia econoMic Applied Research & Training) selain memiliki badan hukum legal berupa CV yang mengerjakan project riset lembaga/perusahaan, juga memiliki anak usaha jasa yang bergerak dibidang konsultan disertasi/tesis ekonomi dan keuangan syariah. Awal bergerak anak usaha ini dimotivasi oleh semangat knowledge sharing terhadap rekan-rekan akademis/kampus, dengan filosofi berangkat dari pemahaman minimnya transfer knowledge dibidang metodologi dan terbatasnya waktu konsultasi antara mahasiswa dengan dosen pembimbing, terutama jenjang doktoral. Sehingga sudah menjadi fenomena umum bahwa karya akhir mahasiswa menjadi penyebab utama lamanya waktu studi.

Melalui transfer knowledge atau pola bimbingan yang dilakukan dengan pendekatan nonformal berbasis pada hubungan personal tanpa batasan waktu. Kami yakin dapat membuat mahasiswa menjadi paham, kritis, dan analitis atas setiap kasus yang diteliti berdasarkan pada konsep dan tahapan metodologi komprehensif.

Kami siap membimbing Anda untuk menyelesaikan tugas akhir (Disertasi/Tesis), sampai selesai. Kami juga akan membantu Anda memahami Disertasi/Tesis yang Anda tulis sampai menguasai dan siap untuk mempertanggungjawabkan di ujian akhir nanti.

Kendala lainnya yang sering dialami mahasiswa adalah pengolahan data secara statistik. Karena merasa tidak mampu, banyak mahasiswa mencoba menghindari olah data statistik, padahal dengan data yang sudah terolah justru mempermudah pengambilan kesimpulan.

Fondasi dasar dari penulisan ilmiah adalah desain metodologi, hal ini berkaitan dengan metode penelitian, rancangan angket, penentuan populasi dan sampel, jenis analisis statistik yang digunakan. Anak usaha kami menyediakan jasa konsultasi dan penyusunan metodologi research seperti ANP, DEA, SEM, AHP, VAR, Logit, dan metode-metode lain.

Waktu dan Tempat Konsultasi Fleksibel, Disesuaikan Dengan Permintaan Klien : 1. Kampus Klien, 2. Rumah Klien, 3. Tempat lain yang representatif. Dan Kami siap untuk melakukan konsultasi selama 24 Jam serta Tidak Membatasi Pertemuan Konsultasi dengan klien.

SMART Consulting
OFFICE: Jl Johar IV No. 1, Taman Cimanggu, BOGOR.
HP. 087770574884

Rabu, 28 Januari 2015

[FEBRUARI 2015 TRAINING AGENDA] SMART METHODOLOGY TRAINING: ANP, DEA, SEM (3-5 & 10-12 FEBRUARI 2015)

Training ANP (Analytical Network Process): 3 & 10 Februari 2015
Training DEA (Data Envelopment Analysis): 4 & 11 Februari 2015
Training SEM (Structural Equation Modeling):  5 & 12 Februari 2015



 PENGANTAR


ANP Training Description
Analytic Network Process merupakan pendekatan baru dalam proses pengambilan keputusan yang memberikan kerangka kerja umum dalam memperlakukan keputusan-keputusan tanpa membuat asumsi-asumsi tentang independensi elemen-elemen pada level yang lebih tinggi dari elemen elemen pada level yang lebih rendah dan tentang independensi elemen-elemen dalam suatu level. ANP menggunakan jaringan tanpa harus menetapkan level seperti pada hierarki yang digunakan dalam Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan titik awal ANP.


Konsep utama dalam ANP adalah influence ‘pengaruh’, sementara konsep utama dalam AHP adalah preferrence ‘preferensi’. AHP dengan asumsi-asumsi dependensinya tentang cluster dan elemen merupakan kasus khusus dari ANP. Kelebihan ANP dari metodologi yang lain adalah kemampuannya untuk membantu kita dalam melakukan pengukuran dan sintesis sejumlah faktor-faktor dalam hierarki atau jaringan. Tidak ada metodologi lain yang mempunyai fasilitas sintesis seperti metodologi ANP. Sementara itu, kesederhanaan metodologinya membuat ANP menjadi metodologi yang lebih umum dan lebih mudah diaplikasikan untuk studi kualitatif yang beragam, seperti pengambilan keputusan, forecasting, evaluasi, mapping, strategizing, alokasi sumber daya, dan lain sebagainya.

Minggu, 18 Januari 2015

MASIH PERLUKAH FKUB?: APLIKASI METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) UNTUK MENGURAI MASALAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) DI JAWA BARAT



PROLOG
S
alah satu kebijakan penting yang ditetapkan Pemerintah pada tahun 2006 terkait dengan masalah kehidupan beragama adalah penerbitan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Pendirian Rumah Ibadat.
Ada tiga masalah utama yang diatur dalam PBM yaitu: (1) pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama; (2) pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama; (3) pendirian rumah ibadat. Tulisan di bawah ini secara khusus menggambarkan hasil penelitian terhadap salah satu substansi yang dimuat dalam PBM yaitu peranan FKUB dalam pelaksanaan Pasal 8, 9, dan 10.
FKUB adalah suatu forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.[1] FKUB memiliki mandat resmi dari pemerintah untuk mengurus persoalan kerukunan umat beragama, tentu saja tanpa mengabaikan peran kelompok sipil lainnya. FKUB juga berperan untuk membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan. Tidak hanya mengurus kerukunan umat, melainkan juga pemberdayaan untuk kesejahteraan.
FKUB yang menurut data Kementerian Agama kini telah ada di 33 provinsi dan 428 kabupaten/kota[2] memang sangat strategis sebagai garda terdepan pemeliharaan kerukunan. Sesuai tugasnya, forum ini melakukan dialog secara berkala dengan masyarakat, menyerap aspirasi dan menyampaikannya pada pihak terkait, dan turut menyosialisasikan kebijakan bidang kerukunan. Lalu, forum ini juga berperanan aktif dalam memfasilitasi dan menyelesaikan kasus-kasus antarumat beragama, termasuk kasus rumah ibadat. Tak salah jika sekarang ini peran FKUB semakin diharapkan banyak pihak.
Tabel 1. Perkembangan Jumlah FKUB 2007-2013
Tahun
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
FKUB Provinsi
10
29
31
33
33
33
33
FKUB Kab/Kota
36
274
306
402
409
420
428

Harapan besar pada FKUB itu kini mulai mendapat dukungan sewajarnya dari sejumlah Pemda. Di banyak daerah, telah ada alokasi anggaran dari APBD untuk menunjang operasional FKUB, meski dengan jumlah yang bervariasi antardaerah.

Hibah Riset Puslitbang Kemenag 2014 [FKUB Problem Identification using ANP]


ANP Paper Presentation at 2nd AICIF [Jogakarta, October 2014]