Senin, 21 Maret 2016

ANALISIS PROBLEM PENGEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA: APLIKASI METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP)

Abstract


Dalam perkembangan terakhir, industri perbankan syariah ternyata mengalami penurunan performa dibanding perbankan konvensional. Misalnya, tercermin dari non performaing financing yang relatif tinggi.
Studi ini akan mencoba menjawab masalah-masalah yang dihadapi oleh institusi perbankan syariah di Indonesia terutama 1-2 tahun terakhir, apa saja solusi yang tepat dan bagaimana strategi yang harus diterapkan dalam kerangka strategis jangka panjang.
Hasil penelitan menunjukkan bahwa permasalahan yang muncul dalam pengembangan bank syariah di Indonesia terdiri dari 4 aspek penting yaitu: SDM, teknikal, aspek legal/struktural, dan asapek pasar/komunal. Penguraian aspek masalah secara keseluruhan menghasilkan urutan prioritas: 1) Belum memadainya permodalan bank syariah; 2) Lemahnya pemahaman praktisi bank syariah; 3) Kurangnya dukungan pemerintah dan  4) Trust & minat masyarakat terhadap bank syariah cenderung rendah.
Sedangkan prioritas strategi kebijakan yang dianggap mampu menyelesaikan permasalahan industri perbankan syariah di Indonesia terdiri dari: 1) memperkuat permodalan dan skala usaha serta memperbaiki tingkat efisiensi; 2) memperbaiki kuantitas dan kualitas sumber daya manusia bank syariah, berikut juga sistim informasi dan teknologi; 3) perbaikan struktur dana bank syariah dan harmonisasi pengaturan dan pengawasan. Oleh karenanya diharapkan adanya komitmen bersama dari pembuat kebijakan dalam menunjang dan mendorong upaya pengembangan industri keuangan syariah khususnya dalam hal ini bank syariah.


Keywords: Indonesia Islamic Banks, ANP 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar