Rabu, 01 November 2017

MENGEMBANGKAN AGROINDUSTRI JAWA TIMUR: PENDEKATAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS

Abstraksi

Provinsi jawa Timur, sebagai salah lumbung pangan Nasional telah mampu memberikan sumbangan yang cukup besar dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional melalui pengembangan di sub sector tanaman pangan dan holtikultura. Dengan potensi  dan prestasi sektor pertanian yang dimiliki oleh Provinsi Jawa timur ini, dapat meningkatkan daya saing serta meningkatkan daya pendapatan petani. Namun dibalik potensi peluang besar ini pengembangan pada agroindustri di Jawa timur masih menyisakan pekerjaan rumah bagi pemerintah Provinsi Jawa Timur baik itu permasalahan dari sisi eksternal ataupun internal. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pengembangan agroindustri di Jawa Timur dengan pendekatan metode Analytic Network Procces (ANP), termasuk solusi strategis yang coba ditawarkan. ANP adalah model baru yang dikembangkan oleh Saaty (2001) berbasis supermatrix, untuk memetakan masalah yang kompleks ke dalam kerangka yang terstruktur.

Permasalahan  dan strategi yang dibentuk terdiri dari beberapa kriteria permasalahan yaitu terkait: 1)kebijakan 2)pasar 3) keuangan 4)infrastruktur 5)Research and Development serta 6)Produksi dan prosesing. Hasilnya menunjukkan bahwa 3 kriteria utama yang menjadi kunci pengembangan agroindustri di Jawa Timur adalah kebijakan, infrastruktur dan keuangan. Karenanya, semua stakeholder termasuk Bank Indonesia perlu concern dalam 3 masalah ini, demi  tercapainya pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berdaya saing global.


Kata kunci: Agroindustri, ANP-Delphi, Jawa Timur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar