Rabu, 03 Januari 2018

ANALISIS PENGELOLAAN DANA WAKAF TUNAI DI INDONESIA: PENDEKATAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (2)



IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.1  Dekomposisi
4.1.1 Identifikasi Masalah
Permasalahan dalam hal pengembangan wakaf tunai di Indonesia dapat dibagi menjadi 4 aspek yang terdiri dari aspek sumber daya manusia (SDM), aspek kepercayaan, aspek sistem, dan aspek syariah. Cluster-cluster secara keseluruhan dikelompokkan menjadi cluster masalah, solusi dan strategi. Adapun sub kriteria dari masalah-masalah dalam hal pengembangan wakaf tunai di Indonesia diantaranya adalah:
a.       Masalah Sumber Daya Manusia (SDM) (Human)
1)      Lemahnya kualitas kerja pengelola dana; 2) Kurangnya wawasan tentang wakaf; 3) Adanya penyelewengan atas dana wakaf; dan 4) Personal interest dalam pengelolaan dana.
b.      Masalah Kepercayaan (Trust)
1)      Produk wakaf tunai tidak menjadi prioritas; 2) Lemahnya kepercayaan donator; 3) Dominasi oleh yayasan individu; 4) Penerima wakaf yang kurang amanah
c.       Masalah Sistem (System)
1)      Lemahnya UU perwakafan; 2) Lemahnya sistem informasi wakaf; 3) Kurangnya database wakaf yang valid; 4) Lemahnya sistem tata kelola
d.      Masalah Syariah (Sharia)
1)      Tidak ada pengawas syariah; 2) Perdebatan akad wakaf tunai; 3) Tidak terpenuhinya akad wakaf; 4) Penamaan dana tabarru’ menjadi dana wakaf.
Berdasarkan hasil wawancara kepada beberapa para pakar dan studi literature, maka diperoleh uraian solusi dari permasalahan-permasalahan diatas. Solusi dari permasalahan tersebut diantaranya adalah: